Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng

Perumda Tirta Hita Buleleng (THB) terus menunjukkan perhatian dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan, khususnya keberlanjutan hutan desa di Kabupaten Buleleng. Dalam kegiatan penghijauan yang digelar bersama masyarakat dan pengelola hutan desa, Perumda THB menyerahkan 25 bibit pohon cempaka setinggi 2,5 meter, serta berbagai jenis bibit lainnya seperti beringin, pinus, jaggar ulam, dan manggis yang merupakan sumbangsih dari berbagai pihak sebagai dukungan terhadap konservasi dan peningkatan keanekaragaman hayati.

Kegiatan yang di inisiasi oleh Camat Sukasada tersebut turut dihadiri oleh Komisi III DPRD Provinsi Bali, KPH Bali Utara, pengelola hutan desa, serta warga setempat. Kolaborasi lintas pihak ini menandai pentingnya upaya bersama dalam menjaga kelestarian hutan desa yang memiliki peran penting sebagai penyangga ekosistem dan kawasan resapan air.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Gede Suyasa, menekankan pentingnya pengelolaan hutan secara bijak dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa masyarakat pendamping hutan desa harus aktif menjaga kawasan hutan dengan menanam pohon bernilai ekonomis tanpa mengabaikan fungsi ekologisnya.

“Pengelolaan hutan desa harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Penanaman pohon bernilai ekonomis boleh dilakukan, tetapi tetap harus menjaga kelestarian dan keseimbangan hutan desa,” ujar Suyasa.

Sebagai bentuk perhatian khusus terhadap pelestarian hutan, Komisi III DPRD Provinsi Bali bersama undangan lain yang hadir melakukan penggalangan dana spontan. Aksi solidaritas ini berhasil mengumpulkan Rp5.300.000, yang kemudian diserahkan langsung kepada Kepala Pengelola Hutan Desa. Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian bibit tambahan dan biaya pemeliharaan hutan desa, sehingga dapat mendukung keberlanjutan program reboisasi.

Perumda THB menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terhadap kelestarian lingkungan dan sumber daya air. Melalui penanaman dan dukungan berkelanjutan, diharapkan kawasan hutan desa di Kabupaten Buleleng semakin lestari, produktif, dan memberi manfaat bagi ekosistem serta masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *