Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng

Sebanyak sekitar 1.800 pelanggan di wilayah Sambangan mengalami gangguan pelayanan air bersih akibat kebocoran pipa transmisi. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, ditandai dengan penurunan volume air secara drastis di Reservoir Sambangan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim teknis segera melakukan identifikasi dan penelusuran lapangan. Dalam kondisi cuaca hujan lebat dan hari yang telah gelap, tim berhasil menemukan kebocoran pada pipa transmisi berdiameter 6 inch yang berlokasi di bawah Jembatan Sangket menuju Sambangan. Titik kebocoran berada di lokasi yang cukup ekstrem dengan kemiringan tanah sekitar 60 derajat, sehingga sulit dijangkau.

Keesokan harinya, tim bergerak cepat melakukan upaya perbaikan. Mengingat medan yang berat dan demi mempercepat pemulihan layanan, diputuskan langkah darurat berupa penyambungan pipa sementara yang dipasang di atas badan jalan serta melintasi lahan warga. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan durasi gangguan pelayanan bagi pelanggan.

Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan kepada pelanggan terdampak, sebanyak tiga unit mobil tangki air dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih. Distribusi dilakukan secara intensif mulai pukul 06.00 WITA hingga 23.00 WITA guna memenuhi kebutuhan air pelanggan.

Direktur Utama menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya pelanggan di wilayah Sambangan, atas pengertian dan kerja sama yang telah diberikan selama proses penanganan berlangsung.

Penanganan kebocoran pipa transmisi tersebut terus diupayakan rampung secepat mungkin agar pelayanan air bersih dapat kembali normal dan pelanggan dapat beraktivitas seperti biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *