
Komisi III DPRD Kabupaten Klungkung melaksanakan kunjungan kerja ke Perumda THB, Senin (22/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Smart Room Perumdam THB tersebut bertujuan untuk memperoleh masukan terkait tata kelola perusahaan dan peningkatan pelayanan air minum kepada masyarakat.
Rombongan DPRD Klungkung disambut langsung oleh jajaran Direksi Perumda THB beserta kepala bagian dan staf terkait. Rapat dipimpin oleh Direktur Utama Perumdam THB yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja DPRD Klungkung. Ia berharap pertemuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi sarana berbagi pengalaman antarperusahaan daerah air minum.
Dalam pemaparannya, Direktur Utama Perumdam THB menjelaskan secara singkat profil perusahaan, mulai dari sejarah penyediaan air minum di Kabupaten Buleleng hingga visi Perumdam THB menjadi salah satu perumda air minum terbaik di Indonesia yang berlandaskan falsafah Tri Hita Karana. Ia juga menyampaikan perkembangan kinerja perusahaan, baik dari sisi pelayanan, operasional, maupun keuangan yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Saat ini, Perumdam THB memiliki kapasitas produksi air sebesar 827 liter per detik dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 68 ribu sambungan. Dari sisi keuangan, perusahaan mampu mencatatkan laba serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berbagai penghargaan tingkat nasional juga berhasil diraih, termasuk Platinum Trophy TOP BUMD 2025 serta penghargaan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dari BPKP.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Klungkung dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini dilakukan untuk menggali praktik baik dalam pengelolaan perusahaan dan pelayanan pelanggan. Ia mengungkapkan bahwa Perumda air minum di Kabupaten Klungkung masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis wilayah, hingga pemerataan pelayanan air minum, khususnya di wilayah Nusa Penida.
Sejumlah pertanyaan diajukan terkait penerapan tata kelola perusahaan yang baik, mekanisme penanganan pengaduan pelanggan, strategi peningkatan cakupan pelayanan, serta tantangan dan inovasi yang dilakukan Perumdam THB. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Perumdam THB menjelaskan bahwa prinsip GCG telah diterapkan secara konsisten melalui transparansi laporan keuangan, akuntabilitas organisasi, serta pengawasan internal oleh Satuan Pengawas Intern (SPI).
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Perumdam THB telah menerapkan standar ISO 9001:2015 dan memiliki prosedur operasional standar dalam penanganan pengaduan pelanggan. Selain itu, perusahaan juga menjalankan berbagai program strategis seperti sosialisasi pentingnya air bersih, program diskon sambungan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembayaran angsuran sambungan baru, serta layanan pendaftaran dan pembayaran air secara online.
Direktur Teknik Perumdam THB menambahkan bahwa pengawasan kualitas air mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2024, dengan pengujian kualitas air dilakukan secara berkala. Ia juga menjelaskan sejumlah faktor penyebab belum meratanya distribusi air, seperti keterbatasan debit sumber air, kondisi topografi, hingga kendala teknis jaringan perpipaan.
Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Kabupaten Klungkung berharap dapat memperoleh referensi dan masukan yang dapat disinergikan dengan Perumda air minum di Kabupaten Klungkung guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Rapat ditutup dengan kesimpulan bahwa pertemuan ini memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak dalam upaya memperkuat kinerja dan pelayanan perusahaan daerah air minum.
